Menghilangkan Rayap · April 12, 2009
Menghilangkan rayap dengan teknologi umpan sudah ditemukan pada dekade 90-an. Pada waktu itu serangan rayap yang merusak dokumen bersejarah di gedung putih Amerika Serikat sangat mengganggu sekali dan tidak ada teknologi yang mampu menanganinya.
Para peneliti pun mengamati perilaku rayap apabila diserang dengan menggunakan cairan kimia. Hasilnya menunjukkan bahwa rayap akan menyebar karena sang rayap prajurit akan membunyikan alarm dengan membenturkan kepalanya ke terowongan tanah apabila meraskan ada bau bahan kimia atau gangguan terhadap aktivitas koloni rayap.
Maka diciptakanlah metode umpan yang mengandung racun reaksi lambat (slow acting) dengan menggunakan media tissue yang berutujuan agar umpan mudah dicerna dan terdistribusi ke seluruh koloni melalui prilaku saling suap (tropalaxis) antar rayap dan akhirnya meracuni seluruh koloni.
Racun yang digunakan bersifat IGR (insect growth regulator) yang berfungsi mencegah pembentukan kulit baru pada rayap pekerja. Karena berdasarkan penelitian, rayap pekerja melakukan proses moulting (ganti kulit) tiap 6 - 8 minggu sekali untuk mengakomodasi membesarnya ukuran tubuh mereka karena mereka merupakan hewan bertulang luar (eksoskeleton), sehingga apabila mereka bertumbuh harus memecahkan lapisan kulit lama untuk membentuk lapisan kulit baru. Racun yang digunakan dalam teknologi ini sangat aman bagi manusia maupun hewan peliharaan, bahkan lebih aman dari garam dapur.
Pada dekade 2000-an para peneliti telah menemukan umpan dalam bentuk bubur kayu (alfa celulose) yang telah terbukti lebih disukai oleh rayap dibanding kayu maupun bahan-bahan lainnya termasuk tissue.
Teknologi ini bernama Exterra Termite Interception and Baiting System yang pertama kali ditemukan di Amerika. Keunggulan lain produk ini adalah selain bentuk umpan yang sangat disukai rayap, teknologi ini juga memiliki butiran Focustm yang diletakkan di bawah stasiun In-Ground dan bekerja dengan cara melepaskan gas CO2 di sekeliling stasiun umpan.
Berdasarkan penelitian, kayu mati yang bersentuhan dengan tanah akan memproduksi gas CO2 sehingga kehadiran gas CO2 secara otomatis akan menarik rayap ke dalam stasiun umpan Exterra, bukan ke dalam rumah anda.
Kini, teknologi Exterra telah hadir di Indonesia dengan operatornya PT. Narwastu Berkah Estetika yang beralamat di Jalan Haji Saidi II No. 38 A, Cipete Utara, Jakarta Selatan.
Survey dan Konsultasi Gratis, Hubungi Kami :
Exterra Indonesia Authorized Operator
PT. Narwastu Asia Ekatama
Jl. Kair No. 57, Jakarta Selatan
Jakarta 12550
HOTLINE :
021 - 707 303 31 / 0819 666 347 / 0813 10 919 346 /
0815 8365 943 / 0812 1913 0554
4 Comments on "Menghilangkan Rayap Dengan Teknologi Umpan Dari Exterra"
Dapatkan informasi tahap demi tahap perlindungan untuk bangunan yang belum terserang rayap
Dapatkan informasi tahap demi tahap perlindungan untuk bangunan yang sudah terserang rayap
Kami melindungi bangunan anda melalui pendeteksian aktifitas rayap, pemusnahan koloni rayap dan pencegahan serangan koloni rayap baru ke dalam bangunan.
Siska on Tue, 26th May 2009 1:41 am
saya mau tanya harga exterra berapa?
belinya per apa?
bisa di kirim ke semarang?
pembayarannya gimana?
terima kasih
friska on Thu, 25th Jun 2009 5:54 am
Rumah kami pekarangan dan tanaman singkong kami dimakan rayap smua, apakah berbahaya / beracun obat yang digunakan untuk tanaman2 kami yang lain, cara penggunaanya bgmana? jualnya per apa ? terima kasih
JAkarta
bowo on Thu, 3rd Dec 2009 1:26 am
harga nya berapaan ya…
Mohon kirim penawaran pak / bu ke email tersebut diatas.
Tq.
Suheryanto on Tue, 16th Mar 2010 8:58 am
Dengan hormat,
mohon beri kami info mengenai harga.
Saya baru mau membangun rumah di BSD dan ternyata pada pohon2 yang sekarang sdh ada ada rayapnya sehingga kami kuatir dan ingin membasmi sebelum memulai pembangunan.
terima kasih.
Jan